Fiqih

Hakikat Jihad

Jihad seringkali diartikan dengan perang, adapula yang mengartikan berjuang dan lain sebagainya. Seringkali makna jihad  dijadikan senjata utama oleh para pengusung khilafah Islamiyah. 
Namun, hakikat jihad adalah bertujuan untuk menolak bahaya, menghilangkan kelaliman, dan mencegah dari segala perbuatan yang dilarang.

Jihad adalah upaya untuk memerangi: 
  1. Orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi dengan upaya mereka untuk merobohkan tiang-tiang keamanan, meresahkan ketentraman masyarakat yang hidup tentram di negeri mereka. 
  2. Orang-orang yang menyebarkan fitnah. Adakalanya dengan cara menyimpang dari agama, keluar dari golongan, merobohkan tiang ketaatan. 
  3. Orang-orang yang ingin memadamkan cahaya Allah, menciptakan permusuhan di antara kaum muslim dan mengusir mereka dari negeri mereka, mengingkari janji dan kewajiban. Dengan demikian, jihad adalah bertujuan untuk menolak bahaya dan segala sesuatu yang tidak diharapkan, menghilangkan kelaliman, dan mencegah dari segala perbuatan yang dilarang.
الْجِهَادُ فِى اْلإِسْلاَمِ هُوَ قِتَالُ مَنْ يَسْعَوْنَ فِى اْلأَرْضِ فَسَادًا لِتَقْوِيْضِ دَعَائِمِ اْلأَمْنِ وَإِقْلاَقِ رَاحَةِ النَّاسِ وَهُمْ آمِنُوْنَ فِيْ دِيَارِهِمْ، أَوِ الَّذِيْنَ يُثِيْرُوْنَ الْفِتَنَ مِنْ مَكَامِنِهَا إِمَّا بِإِلْحَادٍ فِى الدِّيْنِ وَخُرُوْجٍ عَنِ الْجَمَاعَةِ، وَشَقِّ عَصَا الطَّاعَةِ. أَوِ الَّذِيْنَ يُرِيْدُوْنَ إِطْفَاءَ نُوْرِ اللهِ وَيَنَاوَئُوْنَ الْمُسْلِمِيْنَ الْعَدَاءَ وَيُخْرِجُوْنَهُمْ مِنْ دِيَارِهِمْ وَيَنْقُضُوْنَ الْعُهُوْدَ وَيَخْفَرُوْنَ بِالذِمَمِ. فَالْجِهَادُ إِذَنْ هُوَ لِدَفْعِ اْلأَذَى وَالْمَكْرُوْهِ، وَرَفْعِ الْمَظَالِمِ وَالذُّوْدِ عَنِ الْمَحَارِمِ (حكمة التشريع جز 2 ص 217)
Jihad dalam Islam adalah memerangi orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi dengan upaya mereka untuk merobohkan tiang-tiang keamanan, meresahkan ketentraman masyarakat yang hidup tentram di negeri mereka. Atau, memerangi orang-orang yang menyebarkan fitnah. Adakalanya dengan cara menyimpang dari agama, keluar dari golongan, merusak tongkat ketaatan. Atau, memerangi orang-orang yang ingin memadamkan cahaya Allah, menciptakan permusuhan di antara kaum muslim dan mengusir mereka dari negeri mereka, mengingkari janji dan kewajiban. Dengan demikian, jihad adalah bertujuan untuk menolak bahaya dan segala sesuatu yang tidak diharapkan, menghilangkan kelaliman, dan mencegah dari segala perbuatan yang dilarang. (Hikmatut Tasyrii’, juz 2, hlm. 217)
Namun, sebaik-baik jihad dan yang paling berat adalah memerangi diri sendiri dan segala keinginan yang timbul darinya. Karena, jika diri mampu dikuasai, maka diri tidak akan mudah untuk terjerumus dalam perbuatan yang tidak baik. 
أَفْضَلُ الْجِهَادِ أَنْ يُجَاهِدَ الرَّجُلُ نَفْسَهُ وَهَوَاهُ (فيض القدير جز 2 ص 40)
Sebaik-baik jihad adalah seorang lelaki yang memerangi dirinya dan nafsunya. (Faidhul Qadiir, juz 2, hlm. 40)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hakikat Jihad"

Post a Comment